Episode: Season 1, Episode 7 – “You Win or You Die” Ned Stark, sosok yang sangat menjunjung tinggi kehormatan dan kebenaran, menemukan fakta bahwa Joffrey bukan anak sah Raja Robert. Ia dengan penuh keyakinan memilih untuk mengungkap kebenaran, berpikir bahwa hukum akan berpihak padanya. Namun, Cersei Lannister sudah bermain di level kekuasaan yang berbeda. Ia memperingatkan Ned dengan kalimat legendaris: “When you play the game of thrones, you win or you die. There is no middle ground.” Akhirnya, Ned dikhianati oleh orang yang tampak setia, tidak punya cukup dukungan politik, dan dihukum mati. Life Lesson-nya: Jangan mengandalkan moralitas di medan yang dikuasai oleh kekuasaan dan intrik. Dunia tidak selalu memberi tempat bagi orang yang terlalu idealis. Dalam kehidupan nyata, kejujuran dan integritas sangat berharga, tetapi perlu diimbangi dengan strategi dan kecermatan dalam membaca situasi. Kebaikan hati tanpa kecerdikan bisa membawa pada kehancuran. Kebaikan dan kejujuran it...
Halo Game of Throne lovers... Aku mau sharing tentang Life Lesson yang diajarkan oleh Cercie Lannister, istri dari Robber Baratheon, kekasih dari saudara laki-laki kandungnya, Jaime Lannister. Aku percaya bahwa pembelajaran dan sign / clue untuk kita untuk naik level, ada di mana saja, bahkan di tempat yang paling konyol sekalipun. Oke kita langsung masuk ke pembahasan ya... Pada season 5, episode 3, Cercie Lannnister menemui High Sparrow karena telah melakukan penghinaan kepada High Septonnnya di King's Landing yang rusak moral. Mereka sedang berdiskusi tentang agama dan moral. Lalu Cercie mengatakan: "The faith and the crown are the two pillars that hold up this world. If one collapses, so does the other." "Iman dan tahta adalah dua pilar yang menopang dunia ini. Jika salah satunya runtuh, yang lainnya juga akan runtuh." Tahta yang dimaksud oleh Cercie adalah kekuasaan & kerajaan di ibu kota, King's Landing. Dengan kata lain, negara / nation. Pada...